Selasa, 18 Oktober 2011

Anxiety disorders in subjects seeking treatment for eating disorders: a DSM-IV controlled study

http://lnfp.dr18.cnrs.fr/publication_labo/Anxiety_disorders.pdf

The contribution of attentional bias to worry: Distinguishing the roles of selective engagement and disengagement

http://www.biomedsearch.com/attachments/00/20/98/01/20980126/main.pdf

Health Anxiety, Hypochondriasis, and the Anxiety Disorders

http://www.jabramowitz.com/PDFs/Healthanxietyanxietydisorders.pdf

Maternal Psychological Distress and Separation Anxiety Disorder in Children

http://www.eurojournals.com/ejss_8_3_02.pdf

Induced abortion and anxiety, mood, and substance abuse disorders: Isolating the effects of abortion in the national comorbidity survey

http://www.rachelsvineyard.org/PDF/Articles/Coleman%20et%20al._JPR.pdf

Anxiety disorders: why they persist and how to treat them

http://homepage.psy.utexas.edu/homepage/class/psy394U/Bower/12%20Anxiety%20Disorders%20/Clark-anx%20disord.pdf

Anxiety Sensitivity and Panic Symptomatology: The Mediator Role of Hypochondriacal Concerns

http://www.ucm.es/info/psi/docs/journal/v10_n1_2007/art159.pdf

Generalized Anxiety Disorder

http://www.google.co.id/#sclient=psy-ab&hl=id&source=hp&q=GENERALIZED+ANXIETY+DISORDER+Timothy+A.+Brown+Tracy+A.+O%E2%80%99Leary+David+H.+Barlow&oq=GENERALIZED+ANXIETY+DISORDER+Timothy+A.+Brown+Tracy+A.+O%E2%80%99Leary+David+H.+Barlow&aq=f&aqi=&aql=1&gs_sm=s&gs_upl=110904l110904l1l112671l1l1l0l0l0l0l943l943l6-1l3l0&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.,cf.osb&fp=d5f24d866879373b&biw=1280&bih=675

Exploring the boundary between temperament and generalized anxiety disorder: A receiver operating characteristic analysis

http://www.uams.edu/psych/car/pdf%20files/stanger_pubs/Exploring%20the%20boundary%20between%20temperament%20and%20generalized%20anxiety%20disorder.pdf

Treatment of Chronic Anxiety Disorder with Neurotherapy: A Case Study

www.isnr.org/uploads/(2-2)3.pdf

Kamis, 13 Oktober 2011

Karya Ilmiah

       I.            Introduction


Anxiety Disorder adalah perasaan khawatir dan takut secara berlebihan dan terus-menerus. Gangguan ini merupakan salah satu bentuk penyakit mental yang sering dialami setiap orang. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang merasa cemas, seperti ketidakseimbangan unsur kimia dalam tubuh, perubahan struktur otak, stres lingkungan, trauma dan phobia (David C. Rettew, et al).


Salah satu penelitian mengungkapkan bahwa seseorang yang pernah mengaborsi memiliki resiko tinggi mengalami masalah kesehatan mental (Priscilla K. Coleman, et al). Hasil penelitian lainnya menyatakan bahwa kondisi psikologis orang tua, khususnya ibu, sangat berpengaruh pada perkembangan anak, bahkan pada tingkat kecemasannya (Sakineh Mofrad, et al). Bahkan, tingkat kecemasan seorang yang menderita anoreksia dan bulimia mata pelajaran lebih tinggi dari pada seorang yang menderita gangguan makan (Nathalie T. Godart, et al).


Ada penelitian yang melaporkan efek dari penurunan alpha-decrease biofeedback mampu melaporkan gejala kecemasan yang terkait. Ada juga penelitian yang mengungkapkan bahwa aktifitas fisik dan olahraga memiliki efekmpositif pada mood dan kecemasan. Namun, diagnosa gangguan ini hanya dapat dilakukan oleh dokter ahli dengan melakukan beberapa riset dan observasi terhadap perilaku pasien. Secara medis, gangguan kecemasan dapat diatasi dengan memberikan obat anti depresan, psikoterapi, terapi perilaku, terapi relaksasi, atau diet. Ada beberapa jenis anxiety disorder yang bisa dijumpai, yaitu:
a.    Generalized anxiety disorder (GAD)
b.    Phobic disorder
c.    Panic disorder
d.    Obssesive-compulsive disorder (OCD)
e.    Posttraumatic stress disorder (PTSD)


     II.            Method


Untuk meneliti tingkat kecemasan seseorang, peneliti memerlukan beberapa target yang akan diukur tingkat kecemasannya. Setelah menemukan target-target yang akan diteliti dan beberapa orang akan menjadi kelompok kontrol. Setelah itu, peneliti akan mulai menganalisis tingkah laku masing-masing kelompok dengan menggunakan metode kuisioner maupun dengan cara pendekatan.


    III.            Result



Dari hasil penelitian beberapa jurnal, ditemukan bahwa kebanyakan orang yang mengalami kecemasan di atas rata-rata adalah pada perempuan dan anak-anak. Seorang perempuan lebih cenderung mudah mengalami gangguan kecemasan pada berat badan, makanan yang dimakan, dan kecemasan lain setelah aborsi. Sedangkan pada anak-anak mengalami kecemasan apabila orang tua mereka sedang tidak dalam kondisi baik atau ketika mereka merasa tidak aman dalam lingkungannya.



    IV.            Conclusion



Menurut beberapa peneliti, tingkat kecemasan akan semakin meningkat apabila seseorang sedang dalam emosi negatif. Lingkungan, jenis kelamin, dan usia menjadi faktor penyebab tingkat kecemasan seseorang. Namun, saat ini tingkat kecemasan (anxiety disorder) dapat diatasi dengan beberapa aktifitas fisik, seperti olahraga.




    V.            References



David C. Rettew*, A. C. D., Monica Kwan, Catherine Stanger, James J. Hudziak (2006). "Exploring the boundary between temperament and generalized anxiety disorder: A receiver operating characteristic analysis." Journal of Anxiety Disorder.
Joseph E. Thomas, P. D. a. E. S., B.A. " Treatment of Chronic Anxiety Disorder with Neurotherapy: A Case Study ".
Lori R. Eisner a, Sheri L. Johnson b, Charles S. Carver a (2009). "Positive affect regulation in anxiety disorders." Journal of Anxiety Disorders23: 645–649.
Timothy A. Brown, T. A. O. L., David H. Barlow (2001). "GENERALIZED ANXIETY DISORDER." Clinical Handbook of Psychological DisordersThird Edition: A Step-by-Step Treatment Manual.
Clark, D. M. (1999). "Anxiety disorders: why they persist and how to treat them." Behaviour Research and Therapy 37.
Jonathan S. Abramowitz, B. O. O., Brett J. Deacon (2007). "Health Anxiety, Hypochondriasis, and the Anxiety Disorders." Behavior Therapy 38.
Nathalie T. Godarta, Martine F. Flamentb, Florence Curta, Fabienne Perdereaua, Franc,ois Langc, Jean Luc Venissed, Olivier Halfone, Paul Bizouardf, Gwenole´ Loasg, Maurice Corcosa, Philippe Jeammeth, Jacques Fermaniani (2003). "Anxiety disorders in subjects seeking treatment for eating disorders: a DSM-IV controlled study." Psychiatry Research 117: 245–258.
Priscilla K. Coleman a, Catherine T. Coyle b, Martha Shuping c, Vincent M. Rue d (2008). "Induced abortion and anxiety, mood, and substance abuse disorders: Isolating the effects of abortion in the national comorbidity survey." Journal of Psychiatric Research.
Sakineh Mofrad, R. A., Bahaman Abu Samah, Mariani Bte Mansor, Maznah Bt Baba (2009). "Maternal Psychological Distress and Separation Anxiety Disorder in Children." European Journal of Social Sciences 8.
Stro¨hle, A. (2008). "Physical activity, exercise, depression and anxiety disorders." BIOLOGICAL PSYCHIATRY.